Tampilkan postingan dengan label Susan Bowerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Susan Bowerman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2014

Apa Itu Protein dan Mengapa Anda Harus Mengonsumsinya



Mari mendiskusikan apa itu protein, mengapa protein penting dan dimana kita bisa memperolehnya! Saya yakin Anda sudah mengetahui apa saja makanan yang mengandung protein. Namun demikiah, pernahkah Anda membayangkan apa sebenarnya protein- dan mengapa Anda membutuhkannya setiap hari? 
 
Protein adalah komponen utama dalam diet sehat, Anda tentu paham. Kebanyakan dari kita telah mengetahui ini semenjak kecil – kira-kira saat itu kita telah diberitahu bahwa protein dapat membuat kita menjadi “besar dan kuat”. Sementara itu, masih terjadi perdebatan tentang darimana asal kata ‘protein (ini pertama kali di bahas di jurnal sains tahun 1838), dimana hampir dipastikan bahwa kata ‘protein’ berasal dari bahasa yunani yakni ‘protos’ yang berarti ‘posisi tingkat pertama’ – yang menandakan betapa pentingnya protein untuk kehidupan.


Apa yang membentuk protein?

Semua protein yang Anda konsumsi (dan protein di dalam tubuh Anda)terbuat dari unit kecil yang disebut asam amino. Saya senang menganalogikan asam amino dengan urutan alfabet. Dalam alfabet, terdapat 26 huruf yang bisa dikombinasikan sedemikian rupa untuk dapat membentuk kata atau kalimat yang dapat dituliskan maupun diucapkan. Beberapa dari kata atau kalimat tersebut ada yang singkat dan ada yang panjang – tetapi kita hanya membutuhkan 26 huruf untuk membuat jutaan kata. Satu fakta lain adalah huruf terakhir dari kata tersebut adalah huruf yang menentukan bagaimana kata tersebut disuarakan (atau dimaknai).
Seperti halnya peranan alfabet dalam membentuk kata, ada 20 asam amino yang dapat saling berinteraksi untuk membentuk protein. Suatu protein sama dengan suatu kata, di dalamnya terdapat beberapa asam amino namun tidak mengkombinasikan ke-20 asam amino sekaligus. Secara garis besar, ada protein yang dibentuk oleh tubuh dan ada protein yang dikonsumsi dari makanan atau minuman tertentu.


Protein yang Anda makan

Mungkin Anda tidak pernah berpikir bahwa protein yang terdapat pada semua makanan berprotein tidaklah sama. Urutan dari asam amino yang membentuk protein pada putih telur sangat berbeda dengan urutan asam amino yang membentuk protein pada segelas susu. Contohnya adalah ketika Anda mengkonsumsi susu atau yogurt, Anda sebenarnya mengkonsumsi jenis protein yang disebut dengan kasein. Ketika Anda mengkonsumsi ikan, protein yang Anda konsumsi adalah kolagen dan miosin. Kacang-kacangan memiliki  jenis protein yang disebut legumin, dan telur mengandung beberapa protein berbeda, termasuk di dalamnya adalah avidin dan albumin.

Setiap protein memiliki karakteristik tersendiri yang unik karena masing-masing protein terdiri dari rangkaian asam amino yang khusus. Ketika protein dicerna dan diserap oleh tubuh, berbagai jenis asam amino tersebut akan berperan sebagai komponen pembangun dan pembentuk protein dalam tubuh.


Protein yang dibuat oleh Tubuh

Ketika protein yang terkandung dalam makanan melewati organ pencernaan, protein akan terpecah dan kembali menjadi asam amino untuk kemudian diserap melalui aliran darah. Kemudian tubuh Anda akan menggunakan berbagai asam amino tersebut untuk membuat sekitar 50.000 tipe protein – masing-masing protein memiliki struktur dan fungsi yang spesifik tergantung pada bagaimana protein terbentuk.

Selama tubuh Anda memiliki asam amino sebagai bahan baku dalam produksi protein, tubuh Anda mampu memproduksi protein-protein penting berupa enzim yang mempercepat reaksi kimia di dalam tubuh dan hormon yang berfungsi sebagai pembawa zat-zat kimia.  Protein-protein lain membantu berfungsi dalam imunitas, pengangkutan nutrien, dan juga protein yang berfungsi sebagai membentuk struktur tulang, kulit, rambut, kuku, dan tentu saja, otot.

Ketika protein mulai masuk ke dalam aliran darah, tidak dapat lagi dijelaskan darimana mereka berasal, entah dari susu, kacang-kacangan atau steak daging; semuanya melebur menjadi suatu ‘kolam’ ke dalam jaringan dan cairan – yang dapat digunakan kapanpun tubuh Anda membutuhkannya. Untuk memastikan bahwa ‘kolam’ tersebut selalu penuh, Anda perlu mengonsumsi protein dalam jumlah yang memadai setiap hari.


Anda membutuhkan protein harian

Anda memiliki dua alasan untuk mengkonsumsi protein dalam jumlah dan tipe yang tepat setiap hari. Pertama, jika Anda kekurangan protein dalam diet, tubuh Anda akan mulai menghancurkan protein-protein yang terdapat di otot dan bagian lain untuk memproduksi protein-protein vital. Sementara itu proses pembangunan dan perusakan protein hanya akan berlangsung selama terdapat asam amino yang cukup maka kita perlu memperhatikan asupan protein dalam diet supaya keseimbangan tubuh tetap terjaga.


Protein Lengkap dan Tidak Lengkap

Tipe protein yang Anda makan juga berpengaruh. Dari 20 asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk membentuk protein, 9 diantaranya dinamakan asam amino esensial. Anda harus memasukkan asam amino esensial dalam diet Anda karena tidak dapat disintesis oleh tubuh. Protein yang bersumber dari binatang seperti  daging,  ikan, unggas, susu dan produk turunannya merupakan protein yang mengandung semua asam amino esensial sehingga protein-protein tersebut dapat disebut sebagai protein lengkap.

Protein nabati dapat ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan bahan olahannya seperti tahu, tempe, susu kedelai. Selain kedelai, protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan kekurangan satu atau lebih asam amino esensial sehingga sering disebut sebagai protein tidak lengkap. Para vegetarian menyadari hal ini sehingga mereka mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk memastikan suplai protein ke dalam tubuh mereka telah cukup.



Ditulis oleh                  : Susan Bowerman, Ahli Diet dan Direktur Nutrition Training di Herbalife
Diterjemahkan oleh     : Risa Shofia
Disunting oleh             : Wildan Karim dari Nutrisi Tepat Seimbang

Senin, 06 Oktober 2014

Bagaimana Cara Minum Lebih Banyak Air – 7 Cara untuk Meningkatkan Asupan Air Anda



Cara minum air lebih banyak

Perlu minum lebih banyak air putih namun tak tahu caranya? Cobalah beberapa tips berikut untuk meningkatkan asupan air putih Anda.
 “Saya perlu minum lebih banyak air putih.” Kalimat semacam ini sering sekali saya dengarkan dari para klien saya, mereka tahu bahwa asupan air putih mereka kurang namun mereka tidak tahu bagaimana cara memasukkan lebih banyak air putih ke dalam tubuh,  mereka merasa hanya mampu memasukkan sejumlah air sebagaimana biasanya. Ketika saya tanya mereka tentang penyebab kenapa mereka tidak minum air putih dalam jumlah yang cukup, saya biasanya mendengarkan dua macam alasan. Pertama adalah mereka yang mengatakan bahwa mereka tidak mampu mempertahankan kebiasaan mengonsumsi air dalam jumlah cukup, kedua adalah mereka yang berkata “Tidak suka minum air putih.” Tentunya saya tidak perlu mengingatkan Anda mengapa air putih penting untuk kesehatan ‘kan? Namun demikian, saya akan tetap melakukannya karena hal ini mungkin saja akan ‘memaksa Anda untuk minum air putih.”
Mengapa perlu minum air putih dalam jumlah yang cukup
Air adalah penyusun utama tubuh Anda, sekitar 60-70% tubuh Anda tersusun oleh air dan cairan dalam tubuh Anda berperan penting dalam berbagai proses di dalam tubuh. Anda perlu minum air putih dalam jumlah yang cukup sehingga tubuh Anda mampu mencerna makanan secara baik dan mengantarkan nutrien-nutrien ke dalam sel dan membersihkan zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh Anda. Tanpa suplai air yang cukup, akan sangat sulit bagi tubuh Anda untuk mengontrol suhu tubuh, persendian Anda akan kekurangan pelumas dan otot-otot Anda pun akan lebih mudah lelah. Garis besarnya adalah seperti ini, setiap sel, jaringan, dan organ memerlukan air agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
7 tips untuk membantu Anda minum lebih banyak air
Jika Anda merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air harian Anda, berikut ini beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda.
  • Mengertilah. Tips ini akan sangat membantu jika Anda sudah mengerti tentang seberapa banyak jumlah air yang Anda butuhkan dan sudah Anda rencanakan untuk minum. Dengan mengerti jumlah kebutuhan air, akan lebih mudah bagi Anda untuk memantau perkembangan jumlah asupan air Anda dalam suatu hari. Letakkanlah sesuatu yang berguna sebagai petunjuk jumlah air yang harus Anda minum dalam wadah minum di dapur Anda atau letakkanlah di atas meja kerja Anda. Petunjuk tersebut akan berperan sebagai pengingat bagi Anda untuk minum lebih banyak air dan Anda akan termotivasi untuk minum sedikit demi sedikit air sepanjang hari sehingga jumlah air yang Anda rencanakan untuk minum dalam suatu hari dapat terpenuhi.
  • Dinginkanlah. Air dingin kadang-kadang terlihat lebih menggoda daripada air dalam suhu normal. Cobalah untuk meletakkan sebuah botol minum Anda ke dalam kulkas dan bawalah botol tersebut ketika beraktivitas. Air tersebut akan tetap dingin selama beberapa jam dan mungkin akan membuat Anda terpacu untuk minum lebih banyak air.
  • Minumlah di pagi hari. Ketika Anda bangun pagi, biasanya mulut terasa kering seolah-olah mengalami dehidrasi. Jadi, taruhlah segelah air putih di dekat kasur Anda dan minumlah segelas air tersebut bahkan sebelum kaki Anda menyentuh lantai.
  • Minumlah sedikit demi sedikit. Cobalah untuk minum sedikit demi sedikit air melalui sebuah sedotan. Mungkin hal ini akan terasa lebih menyenangkan sehingga Anda mungkin akan minum lebih banyak air – saya tidak paham kenapa hal ini bisa terjadi namun beberapa orang mengatakan bahwa mereka minum lebih banyak air saat minum melalui sebuah sedotan.
  • Buatlah berasa. Buatlah air spa Anda sendiri, tambahkan sebuah potongan jeruk segar atau limun, beberapa potong mentimun, sedikit berry, beberapa daun mint atau potongan segar jahe ke dalam air Anda. Beberapa bahan tersebut akan membuat minuman Anda terasa spesial dan berasa.
  • Makanlah. Perlakukan air sebagai makanan pembuka dan minumlah segelas air sebelum Anda menyantap makanan utama Anda. Tidak hanya bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan air Anda, ini juga akan mengurangi sedikit nafsu makan Anda.
  • Pantaulah. Sebagaimana Anda menghitung asupan kalori harian Anda, pantaulah jumlah air yang telah masuk ke dalam tubuh Anda juga untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan air. Ini lah alasan kenapa tips petunjuk di meja perlu Anda praktikkan, Anda akan paham berapa jumlah air yang telah masuk ke tubuh dan berapa banyak lagi air yang harus Anda konsumsi dalam suatu hari. Jika Anda menyukai teknologi tinggi, terdapat beberapa aplikasi yang akan memantau kebutuhan air Anda.
Ditulis oleh Susan Bowerman, Ahli Diet dan Direktur Nutrition Training di Herbalife.
Diterjemahkan oleh Wildan Karim, Konsultan Nutrisi dan Distributor Herbalife Indonesia.