Tampilkan postingan dengan label Nutrition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nutrition. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Oktober 2014

Anda adalah apa yang Anda makan




Ada suatu pepatah dalam dunia kesehatan yang berkata “you are what you eat” atau dapat diartikan bahwa Anda adalah apa yang Anda makan.  Dalam pengertian yang lebih jelas, saya berpikir maksud pepatah tersebut adalah makanan yang kita konsumsi menentukan bagaimana kondisi kesehatan kita. Saya pikir pepatah ini tidak salah karena berbagai teori mengatakan bahwa 80% kesehatan kita ditentukan oleh diet. Jika demikian, bagaimana cara makan yang baik agar senantiasa sehat?

Banyak orang hanya terpaku pada jumlah kalori tanpa mempertimbangkan faktor nutrisi. Beberapa dari mereka memang memiliki tubuh yang ideal. Sebelum memutuskan benar tidaknya anggapan jumlah kalori, mari berlogika sebentar. Satu porsi mie instan (dengan segala penyedapnya) adalah sekitar 400 kkal, jumlah tersebut sama dengan 4 buah pisang berukuran sedang. Kira-kira mana yang lebih baik untuk tubuh? Satu porsi mie instan dengan segala penyedapnya atau 4 buah pisang yang relatif tidak mengandung pestisida dan pupuk? Saya pikir Anda cukup cerdas untuk menjawabnya.

Sebenarnya, tujuan kita dalam makan apa sih? Memenuhi kebutuhan nutrisi atau sekedar memenuhi mengenyangkan perut?  Orang-orang yang peduli dengan kesehatan makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, saya pikir Anda termasuk ke dalam golongan ini. Pertanyaannya, seberapa banyak nutrisi yang terkandung dalam makanan kita? Sebagai contoh, secara teori alpukat mengandung 29,47 gram lemak, 17,15 gram karbohidrat, dan 4,02 gram protein sehingga memenuhi 16% angka kecukupan gizi. Tahukah Anda bahwa kandungan nutrisi faktual alpukat lebih rendah daripada angka-angka tersebut? Sebelum masuk ke mulut Anda, alpukat tersebut telah mengalami berbagai proses seperti pemanenan sebelum waktu masak, pengangkutan dari lahan ke toko buah, dan penyimpanan di toko buah. Gunakan logika sederhana, apakah nilai nutrisi dari buah alpukat yang Anda petik dari kebun Anda sendiri ketika matang sama dengan nilai nutrisi dari alpukat yang dipanen ketika belum matang, diangkut dan disimpan di toko buah? Tentu tidak.

Tubuh Anda adalah salah satu harta paling berharga yang Anda miliki, pilihlah makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi bukan sekedar nilai kalori dan mengenyangkan perut. Anda adalah apa yang Anda makan, tentukan sendiri kesehatan Anda!

Rabu, 22 Oktober 2014

Detoksifikasi untuk Meningkatkan Kesehatan


Apakah Anda kebingunan untuk meningkatkan kesehatan? Apakah informasi-informasi kesehatan yang Anda temukan dari buku, majalah, internet, teman, atau keluarga Anda membuat Anda semakin bingung? Adakah suara dari dalam diri Anda yang mengatakan bahwa Anda harus melakukan sesuatu untuk memperbaiki kesehatan Anda, bagaimanapun kacaunya keadaan Anda? Sebelumnya, mungkin Anda telah mencoba berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan namun Anda tidak yakin dengan hasil yang Anda dapatkan dan bagaimana kelanjutannya.


Bagaimana detoksifikasi meningkatkan kesehatan saya

Saya sungguh paham apa yang Anda rasakan karena saya telah mengalaminya. Saat itu, saya telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan kesehatan namun saya sadar sepenuhnya bahwa kesehatan saya tidak cukup baik dan saya perlu bantuan, saya tidak memiliki rencana yang jelas dan tidak yakin dengan apa yang saya lakukan. Saya membaca banyak buku tentan kesehatan dan nutrisi, mencari tahu tentang terapi-terapi alami, mencoba jamu dan suplemen alami, saya bahkan sudah mengikuti metode diet sehat.

Ada hari-hari dimana saya memutuskan untuk melakukan diet rendah lemak, mengurangi makanan manis dan menggantinya dengan susu tanpa rum. Di lain hari, saya mencoba meningkatkan asupan serat, memakan sayur lebih banyak, dan makan roti gandum murni dalam suatu hari. Kemudian saya mencoba roti tawar setelah membaca suatu artikel yang menjelaskan bahwa roti gandum murni dapat menyebabkan iritasi pada usus dan memperburuk iritasi pada kolon. Pada akhirnya, saya tidak mendapatkan apapun dan kondisi saya justru memburuk.

Gejala-gejala sakit pada tubuh saya terus memburuk hari demi hari, hampir semua gejala penyakit muncul pada tubuh saya. Kelelahan, kurang energi, mudah lupa, sakit kepala, migrain, kurang tidur, jerawat, kembung, eksema, sengau, dan sakit-sakitan. Waktu itu, saya menganggap bahwa pengobatan dan suplemen tidak banyak membantu saya. Namun demikian, saya yakin ada suatu cara untuk sehat tanpa harus menggunakan obat.

Berbekal ilmu nutrisi yang telah saya pelajari, sedikit demi sedikit saya mulai paham tentang apa yang terjadi pada tubuh saya. Saya menyadari bahwa jaringan-jaringan yang ada dalam tubuh saya saling berhubungan satu dengan yang lain. Selain itu, saya sadar bahwa diet dan stres merupakan dua hal yang menjadi akar permasalahan saya. Tubuh saya sudah benar-benar teracuni dan tidak mampu menyerap apapun asupan yang saya masukkan ke dalam tubuh.

Saya beranggapan bahwa diet yang bersih dan detoksifikasi merupakan langkah yang paling efektif untuk mengembalikan kesehatan saya. Akhirnya saya memperoleh perubahan yang positif semenjak mengikuti sebuah perencanaan detoksifikasi yang spesifik. Setelah mengikuti perencanaan tersebut untuk beberapa bulan, saya terkejut karena hampir seluruh gejala-gejala penyakit saya telah menghilang. Energi saya bertambah, pencernaan membaik, alergi-alergi saya menghilan, kulit saya kembali berkilau, dan tidak ada lagi jerawat, kemerahan atau gatal.

Saya katakan kepada Anda, jika saya tidak melakukan perubahan pada diet dan tidak melakukan detoksifikasi, saya yakin saat ini saya sedang mengalami sakit parah dan berjuang untuk bisa sehat. Itulah kenapa saya sangat bersyukur dengan apa yang telah saya alami dan pengetahuan yang saya dapatkan sehingga sekarang saya dapat mengatakan kepada Anda bahwa detoksifikasi dan diet yang bersih akan memberikan Anda kesehatan yang luar biasa, melebihi apa yang Anda perkirakan.


Ditulis oleh                  : Maha Nasr
Diterjemahkan oleh     : Wildan Karim
Disunting oleh             : Wildan Karim

Selasa, 21 Oktober 2014

Apa Itu Protein dan Mengapa Anda Harus Mengonsumsinya



Mari mendiskusikan apa itu protein, mengapa protein penting dan dimana kita bisa memperolehnya! Saya yakin Anda sudah mengetahui apa saja makanan yang mengandung protein. Namun demikiah, pernahkah Anda membayangkan apa sebenarnya protein- dan mengapa Anda membutuhkannya setiap hari? 
 
Protein adalah komponen utama dalam diet sehat, Anda tentu paham. Kebanyakan dari kita telah mengetahui ini semenjak kecil – kira-kira saat itu kita telah diberitahu bahwa protein dapat membuat kita menjadi “besar dan kuat”. Sementara itu, masih terjadi perdebatan tentang darimana asal kata ‘protein (ini pertama kali di bahas di jurnal sains tahun 1838), dimana hampir dipastikan bahwa kata ‘protein’ berasal dari bahasa yunani yakni ‘protos’ yang berarti ‘posisi tingkat pertama’ – yang menandakan betapa pentingnya protein untuk kehidupan.


Apa yang membentuk protein?

Semua protein yang Anda konsumsi (dan protein di dalam tubuh Anda)terbuat dari unit kecil yang disebut asam amino. Saya senang menganalogikan asam amino dengan urutan alfabet. Dalam alfabet, terdapat 26 huruf yang bisa dikombinasikan sedemikian rupa untuk dapat membentuk kata atau kalimat yang dapat dituliskan maupun diucapkan. Beberapa dari kata atau kalimat tersebut ada yang singkat dan ada yang panjang – tetapi kita hanya membutuhkan 26 huruf untuk membuat jutaan kata. Satu fakta lain adalah huruf terakhir dari kata tersebut adalah huruf yang menentukan bagaimana kata tersebut disuarakan (atau dimaknai).
Seperti halnya peranan alfabet dalam membentuk kata, ada 20 asam amino yang dapat saling berinteraksi untuk membentuk protein. Suatu protein sama dengan suatu kata, di dalamnya terdapat beberapa asam amino namun tidak mengkombinasikan ke-20 asam amino sekaligus. Secara garis besar, ada protein yang dibentuk oleh tubuh dan ada protein yang dikonsumsi dari makanan atau minuman tertentu.


Protein yang Anda makan

Mungkin Anda tidak pernah berpikir bahwa protein yang terdapat pada semua makanan berprotein tidaklah sama. Urutan dari asam amino yang membentuk protein pada putih telur sangat berbeda dengan urutan asam amino yang membentuk protein pada segelas susu. Contohnya adalah ketika Anda mengkonsumsi susu atau yogurt, Anda sebenarnya mengkonsumsi jenis protein yang disebut dengan kasein. Ketika Anda mengkonsumsi ikan, protein yang Anda konsumsi adalah kolagen dan miosin. Kacang-kacangan memiliki  jenis protein yang disebut legumin, dan telur mengandung beberapa protein berbeda, termasuk di dalamnya adalah avidin dan albumin.

Setiap protein memiliki karakteristik tersendiri yang unik karena masing-masing protein terdiri dari rangkaian asam amino yang khusus. Ketika protein dicerna dan diserap oleh tubuh, berbagai jenis asam amino tersebut akan berperan sebagai komponen pembangun dan pembentuk protein dalam tubuh.


Protein yang dibuat oleh Tubuh

Ketika protein yang terkandung dalam makanan melewati organ pencernaan, protein akan terpecah dan kembali menjadi asam amino untuk kemudian diserap melalui aliran darah. Kemudian tubuh Anda akan menggunakan berbagai asam amino tersebut untuk membuat sekitar 50.000 tipe protein – masing-masing protein memiliki struktur dan fungsi yang spesifik tergantung pada bagaimana protein terbentuk.

Selama tubuh Anda memiliki asam amino sebagai bahan baku dalam produksi protein, tubuh Anda mampu memproduksi protein-protein penting berupa enzim yang mempercepat reaksi kimia di dalam tubuh dan hormon yang berfungsi sebagai pembawa zat-zat kimia.  Protein-protein lain membantu berfungsi dalam imunitas, pengangkutan nutrien, dan juga protein yang berfungsi sebagai membentuk struktur tulang, kulit, rambut, kuku, dan tentu saja, otot.

Ketika protein mulai masuk ke dalam aliran darah, tidak dapat lagi dijelaskan darimana mereka berasal, entah dari susu, kacang-kacangan atau steak daging; semuanya melebur menjadi suatu ‘kolam’ ke dalam jaringan dan cairan – yang dapat digunakan kapanpun tubuh Anda membutuhkannya. Untuk memastikan bahwa ‘kolam’ tersebut selalu penuh, Anda perlu mengonsumsi protein dalam jumlah yang memadai setiap hari.


Anda membutuhkan protein harian

Anda memiliki dua alasan untuk mengkonsumsi protein dalam jumlah dan tipe yang tepat setiap hari. Pertama, jika Anda kekurangan protein dalam diet, tubuh Anda akan mulai menghancurkan protein-protein yang terdapat di otot dan bagian lain untuk memproduksi protein-protein vital. Sementara itu proses pembangunan dan perusakan protein hanya akan berlangsung selama terdapat asam amino yang cukup maka kita perlu memperhatikan asupan protein dalam diet supaya keseimbangan tubuh tetap terjaga.


Protein Lengkap dan Tidak Lengkap

Tipe protein yang Anda makan juga berpengaruh. Dari 20 asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk membentuk protein, 9 diantaranya dinamakan asam amino esensial. Anda harus memasukkan asam amino esensial dalam diet Anda karena tidak dapat disintesis oleh tubuh. Protein yang bersumber dari binatang seperti  daging,  ikan, unggas, susu dan produk turunannya merupakan protein yang mengandung semua asam amino esensial sehingga protein-protein tersebut dapat disebut sebagai protein lengkap.

Protein nabati dapat ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan bahan olahannya seperti tahu, tempe, susu kedelai. Selain kedelai, protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan kekurangan satu atau lebih asam amino esensial sehingga sering disebut sebagai protein tidak lengkap. Para vegetarian menyadari hal ini sehingga mereka mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk memastikan suplai protein ke dalam tubuh mereka telah cukup.



Ditulis oleh                  : Susan Bowerman, Ahli Diet dan Direktur Nutrition Training di Herbalife
Diterjemahkan oleh     : Risa Shofia
Disunting oleh             : Wildan Karim dari Nutrisi Tepat Seimbang